Terkait Proyek Pembangunan Irigasi Persawahan di Desa Sei Mataram Kec Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara menuai sorotan tajam. Pasalnya, kualitas pengerjaan proyek Irigasi Sawah yang merupakan program ketahanan pangan nasional, diduga dikerjakan asal-asalan demi meraup keuntungan besar dari pihak pemborong.
Masyarakat setempat mengaku kecewa, karena bangunan irigasi yang baru beberapa bulan selesai dikerjakan kini sudah mengalami retakan, diduga tidak sesuai dengan Sepeksifikasi perencanaan. Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan, mengingat proyek ini bertujuan mendukung program strategis Presiden dalam memperkuat swasembada pangan.
Polemik ini menjadi Sorotan dari anggota DPRD Batu Bara dari Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Ridwan. yang sempat melakukan sidak langsung ke lokasi pengerjaan proyek irigasi, Ia menyayangkan kondisi proyek yang dinilai tidak sesuai harapan masyarakat. Diyakini pengecoran dapat diduga kuat mengurangi volume antara semen dan pasir tidak sesuai RAB dijalankan pihak penyedia.

Setelah Muhammad Ridwan melakukan sidak langsung ke lapangan terkait persoalan irigasi, akhirnya permasalahan yang selama ini dikeluhkan masyarakat mulai menemukan titik terang. Selama ini laporan masyarakat terkait irigasi terkesan tidak mendapat perhatian serius dari pihak yang bertanggung jawab, khususnya PPTK dan Dinas Pertanian.
“Hari ini persoalan tersebut dapat ditindaklanjuti dan mulai dibereskan berkat dukungan Tim Kodim 0208 Asahan yang turut mengawal program Asta Cita Presiden Prabowo demi kepentingan masyarakat dan ketahanan pangan.
Kami sangat mengapresiasi dukungan dan atensi dari Dandim Kodim 0208 Asahan yang telah membantu mewujudkan harapan masyarakat agar irigasi dapat berfungsi dengan baik”. Ucap Muhammad Ridwan.
Walaupun di awal masyarakaat sempat kecewa, akhirnya kekecewaan kini membawa kabar baik, setelah proyek irigasi kembali di perbaiki. Hal ini mendapat Apresiasi dari warga sekitar.
“Kami masyrakat mengucapakan terimakasih banyak kepada Dandim Letkol Inf Edy Syahputra, yang langsung menanggapi keluhan dari masyarakat, demi keberlanjutan Pertanian di desa ini ” Ucap Lenoardo Panjaitan.
Sebagai catatan penting, Anggota DPRD Batu Bara dari Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Ridwan, berharap Bupati dapat mengevaluasi struktur internal di Dinas Pertanian, karena menurut penilaiannya masih terdapat ketidaksesuaian profesionalitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di bidang pertanian. Untuk itu ia mengajak agar semua pihak dapat berbenah, demi pertanian yang lebih baik dan masyarakat yang lebih sejahtera.











